Sabtu, 11 Februari 2023

Ada di Tingkat Manakah Kecerdasan Anda?


Ada di Tingkat Manakah Kecerdasan Anda?


Mari kita renungkan level kecerdasan kita ada di tingkat yang mana.

“Manusia yang paling bertaqwa ia diberikan anugerah Kecerdasan Wahyu oleh Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa, sedangkan manusia yang paling kafir (ingkar) diberikan Kecerdasan Lahwu oleh Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa, yakni sebuah kecerdasan yang SAMA atau LEBIH BURUK dari kecerdasan yang dimiliki oleh binatang ternak.

Kira-kira dimanakah kecerdasan kita hari ini berada? Mari kita selidiki. ( hehehe ngga mau kalah sama KPK ya)
Kecerdasan Wahyu (KW) Secara sederhana, KW ini adalah ketika seorang hamba tidak lagi sedikitpun menuntut sesuatu dari Tuhannya kecuali hanya Ridho dari-Nya. Dia tidak lagi bermain di titik hasrat dan keinginan dunia. . Ia hanya membutuhkan Allah, dan ia mampu bertemu dengan Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa dalam masa hidupnya. Dan keberadaan KW ini telah dipraktekkan oleh Para Nabi, special for Nabi Muhammad Shollallaahu ‘alaihi wa sallam ketika peristiwa Isro’ Mi’raj-nya.

Kecerdasan Ruh (KR) adalah Kecerdasan Wahyu yang diberikan kepada manusia selain para Nabi Khusus dan Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wa sallam. Tepatnya Wahyu disini lebih merupakan Ilham dari-Nya.

 Kecerdasan Ruh bisa diberikan kepada wali-wali-Nya atau diberikan kepada orang-orang yang beriman yang mencintai amalan-amalan yang sunnah karena Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa. Inilah sebuah kecerdasan yang langsung “ditiupkan” oleh Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa kepada para hamba-Nya yang beriman mantap. 

Dan Kecerdasan ini tak mungkin didapat oleh orang yang sekadar ahli pikir dan ahli metafisik tanpa pernah mengikuti jejak Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wa sallam yang telah memberikan berbagai contoh amalan wajib dan sunnah.

Kecerdasan Alam Semesta (KAS) Kecerdasan Alam Semesta ini berpijak pada konsep Sunnatullah dimana hukum-hukum alam yang universal berlaku untuk semua individu yang ada di alam semesta ini. Bagi siapa pun yang dapat memahami rahasia hukum alam ini, maka insya Allah hidupnya akan mencapai kesuksesan di dunia. Contoh penggunaan hukum alam adalah pada Hukum Kekekalan Energi (HKE), yang menghasilkan istilah Epos (Energi Positif) dan Eneg (Energi Negatif). Untuk masalah hukum alam ini, Anda dapat membacanya lebih lanjut di buku “Kubik Leadership”, “Quantum Ikhlas”, “Spiritual Sinergi Semesta”, “The Secret” atau yang lainnya.

Kecerdasan Fuad (KF) KF adalah kecerdasan yang lahir melalui pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah gudang informasi yang tersusun secara otomatis rapi sebagai karunia-Nya yang mana informasi ini berasal dari lingkungannya. Pikiran bawah sadar kita memiliki kekuatan yang luar biasa (padahal sih biasa-biasa saja dihadapan Allah), karena ia mampu menampung semua informasi, kenangan dan memori yang pernah diserapnya sejak lahir hingga hari ini. 

Ketika pikiran sadar telah melupakan kenangan itu, tapi pikiran bawah sadar masih mampu mengingatnya dan mengenangnya. Mengapa demikian? Karena kenangan yang dominan mudah muncul melalui pikiran bawah sadar adalah kenangan yang berisi emosi yang tinggi, dan biasanya emosi yang tinggi identik dengan emosi negatif, sehingga orang yang menggunakan kecerdasan bawah sadar akan mudah terperangkap dengan berbagai emosi negatif lainnya. 

Sebetulnya, yang Anda butuhkan adalah kenangan yang beremosi rendah, atau kalau perlu kenangan yang beremosi netral, tidak menyakitkan dan tidak pula membanggakan, sehingga keputusan yang Anda ambil kelak akan lebih mudah berada dalam bimbingan-Nya.

Kecerdasan Qolbu (KQ) KQ atau juga sering disebut sebagai SAR (Sistem Aktivasi Retikular) atau Critacal Factor atau Critical Area, adalah sebuah pintu masuknya informasi baru dari pikiran sadar (Shodr) menuju pikiran bawah sadar (Fuad), atau masuknya informasi lama (kenangan) dari pikiran bawah sadar menuju pikiran sadar. Jika pintunya terbuka maka akan mudah masuknya, dan jika pintunya tertutup maka akan susah masuknya. Dan terbuka atau tertutupnya pintu SAR sangat tergantung dari rasa keberterimaan atau rasa berserah dari jiwa orang yang diamanahi SAR tersebut. Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa adalah Zat yang paling berhak membuka dan menutup pintu SAR. Jika seorang hamba berserah pada Allah Subhaanahuu wa ta’aalaa sepenuhnya, maka pintu SARnya akan dibuka-tutupkan oleh Allah sesuai dengan keperluan. 

SAR yang selalu tertutup ibarat kita memiliki Qolbu yang mati, dan SAR yang selalu terbuka pun akan membuat hidup kita menjadi tidak memiliki pendirian yang jelas, hilanglah ketegasan. Itu sebabnya, kecerdasan Critical Area ini sangat bergantung dari tingkat keberserahan diri seseorang dan kepada siapa dia menyerahkan dirinya, dengan kata lain, kepada siapakah dia ber-Tuhan.

Kecerdasan Shodr (KS) Kecerdasan Pikiran Sadar adalah kecerdasan manusia ketika menggunakan otaknya secara lebih utuh dengan memarjinalkan fungsi hatinya atau bawah sadarnya. Kecerdasan pikiran sadar identik dengan kecerdasan logika dan sinergis dengan Kinerja Otak Kiri. Pikiran sadar ini memang kadang agak lancang, hampir saja ia mengambil alih semua keputusan yang ada dari setiap masalah. Pikiran sadar ibarat striker dalam tim sepak bola.

Pikiran sadar mengambil keputusan akhir dari semua informasi yang diterimanya. Namun demikian, sebagai striker, dia sering mengalami stress jika tidak ditopang oleh suplai bola informasi yang tepat. Dia seringkali gagal mencetak gol, padahal kesempatannya begitu banyak. Dia bingung harus berada di posisi yang mana agar ia pas positioning-nya tatkala menerima umpan, sehingga ia cukup tinggal bergerak sedikit saja untuk menggolkan bola ke jala gawang lawan. 

Pikiran sadar yang berprofesi sebagai striker tunggal ini, seringkali turun ke belakang untuk menjemput bola. Alih-alih mencetak gol, eh dia malah merecoki pikiran bawah sadar. Wah, tidak mudah ya.

Kecerdasan Lahwu (KL) Lahwu artinya “permainan” atau “senda gurau”. Di dalam Al-Quran dijelaskan bahwa “Sesungguhnya Kehidupan ini hanyalah Permainan dan Senda Gurau…(Q.S. 47:36)”. Dan hari ini tidak sedikit yang “terjebak” pada kondisi Lahwu ini.
KL adalah kecerdasan level terendah bahkan bisa lebih rendah dari kecerdasan binatang ternak. Kecerdasan Lahwu hadir ketika ia sudah mulai mengabaikan kecerdasan tertinggi, yakni Kecerdasan Wahyu hingga Kecerdasan Shodr. Ia hanya berimam kepada hawa nafsunya yang disupiri oleh iblis laknatullah.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka Itulah orang-orang yang lalai.” (Q.S. 7:179)”

Bu Kanjeng manggut manggut, berat juga ya nich bacaan “ Aku mudeng opo ora yo?” Batinnya berkata.

Ternyata ini tho yang mau dibahas oleh sahabatnya di Spiritual Sinergi Semesta .
Sedang yang di atas tadi adalah intermezo sejenak sebelum mengupas tuntas tentang kecerdasan ini. Memang seperti itulah teman Bu Kanjeng kalau nulis rada nyeleneh.

Akhirnya Bu Kanjeng memutuskan untuk memposting tulisan ini, semoga tidak dicurigai sebagai pembohong, plagiator, penulis asongan, amatiran, penulis majalah dinding, penulis fiksi atau apa lah terserah. Bu Kanjeng hanya ingin menularkan apa yang sudah dibaca dalam bentuk tulisan untuk sahabatnya di blog pribadinya. 

Surakarta Hadiningrat, 
12 Februari 2023

Rabu, 22 April 2020

YUK NGEBLOG


Sri.Sugiastuti  

Kesempatan ngga akan datang dua kali. ” kalimat itu selalu jadi semangat Bu Kanjeng dalam melangkah. Siang itu tanggal 8 September 2019, sebenarnya jadwal bu Kanjeng padat merayap. Tetapi karena sudah komitmen di Emak Blogger untuk gabung di acara beauty class ala LTPro Latulipe, maka rasa ngantuk dan capek karena semalaman di kereta api, dan pagi hari sambung ke resepsi pernikahan ya ngga masalah. The show must go on.

Pukul 14.00 lebih sedikit Bu Kanjeng sudah meluncur ke Paragon mall. Kebetulan ngga jauh dari rumahnya. Ia langsung duduk di kursi yang masih kosong. Terlihat nuansa hitam seperti dress code yang sudah disepakati. Di atas panggung sudah ada mba MC yang akan memandu acara beauty class ala LTPro yang mengangkat tema hijaber berpesta dengan sentuhan LTPro Latulipe.

Bu Kanjeng salah satu peserta yang paling tua. Ia berprinsip bahwa cantik bukan hanya milik kaula muda. Maka dengan penuh perhatian step demi step apa yang diajarkan secara massal sore ini diikuti bu Kanjeng dengan serius.

Tahapan make up muka dengan berbagai lapisan sudah diikuti. Nampak beda wajahnya yang dipoles itu. Untuk pembuktian bahwa make up itu awet, perias wajah itu menepuk berkali- kali wajah model itu. Dan memang tetap awet dan tidak luntur. Hasil make itu, sa gat luar biasa. Tidak menor tapi nampak natural dan alami.

Bagaimana mana dengan make up bu Kanjeng? Lumayan keren walau tanpa perona wajah dan bulu mata palsu. Bu Kanjeng saat kesulitan saat membuat alis mata. Terus terang membuat alis mata itu, salah satu yang paling susah. Bu Kanjeng peu dibantu beauty consultan dari La Tulipe agar bisa membuat alis dengan benar

Wow ternyata hasilnya luar biasa. Walaupun Bu Kanjeng tidak pede dengan  alis yang tebal itu. Untuk riasan wajah Bu Kanjeng puas dengan LTPro super duper itu. Bu Kanjeng jadi mikir ingin punya sesuatu dari LTPro yang ada. Akhirnya ada 3 produk yang dibawa pulang bu Kanjeng. Ada Longlasting matte lip cream nomer 08. 

Wah itu keren banget. Karena warnanya ngga norak, ngga menor. Natural seperti warna bibir. Ada juga pencil eye liner yang menurut Bu  Kanjeng sangat penting. Matanya yang sudah mulai menciut dimakan usia bila di garis atas bawahnya dengan pensil itu terlihat lebih tajam. Satu lagi yang dibeli Bu Kanjeng bedak padat khusus untuk sentuhan terakhir make up wajah.

Yes, bu Kanjeng pulang dengan membeli tiga produk LTPro Latulipe yang keren. Alhamdulillah sesekali me time dengan belanja kosmetik memang asyik.

Bu Kanjeng sempat juga memberikan testimoni ketika menggunakan produk LTPro dan mengikuti beauty class singkat tadi. Kesannya dia sangat senang lah. Ia banyak belajar bagaimana bermake up yang benar. Juga pentingnya menyamakan kekurangan yang ada di wajah dengan polesan yang benar. Ia jadi paham agar bermake up tidak menor dan norak.

Hati Bu Kanjeng tambah gembira ketika menerima goodie bag saat berpamitan dan diintip apa isinya. Ternyata ada bedak padat, spray wajah dan pembersih make up yang sangat keren. Alhamdulillah, ini rezeki nenek yang selalu mau belajar dan penuh semangat untuk dapat ilmu dari mana saja sumbernya.

Ini. uga salah satu alasan.Bu Kanjeng jadi Blogger.sejati

Paragon Mall.
Medio Sept 2019
Repost.http://astutianamudjono.wordpress com

Sabtu, 04 Juni 2016

Hadiah Terindah Untuk Kaum Muslimah

Salam, Sahabat yang dimuliakan Allah. Apa kabar semoga Allah selalu memberi kemudahan dalam menggapai Ridhanya. Sebagai obat rindu lama tidak berinteraksi di blog saya ingin berbagi di malam ini. Berharap bisa sebagai pengingat dan memberi motivasi

. “Dan diantara ayat-ayatNya adalah diciptakanNya untukmu istri-istri dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS Ar-Ruum:21).

Ini ayat popular yang sering kita temukan di selembar undangan perkawinan. Diantara pempelai dijadikanNya rasa cinta dan kasih sayang. Modal untuk membina keluarga. Langgeng tidaknya suatu perkawinan tergantung pasangan itu sendiri dalam merawatnya. Pasangan itu harus berusaha dengan caranya dan komitmennya agar perkawinan mereka adem ayem, sakinah mawadah warohmah. Sudah selayaknya kita sadari bahwa, cinta adalah anugerah yang diberikan Allah kepada hamba-hambaNya, dan inilah yang disebut cinta yang hakiki atau cinta sejati. Allah-lah pemilik cinta, Allah-lah yang menjadikan cinta antara suami-istri.

 Setiap istri tentu ingin perkawinannya langgeng dan tetap saling mengasihi sampai akhir hayat.ini lah tips khusus agar disayang suami.

 1. Berusaha sekuat tenaga untuk mentaati dan menjalankan perintah Allah serta menjauhi laranganNya. Yang artinya anda harus menjadi wanita yang solehah. Karena Harm bin Hayyan, seorang ulama di masa Khalifah Umar bin Khattab ra berkata, “Tiada seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, melainkan Allah akan mendekatkan hati orang-orang mukmin kepadanya, dan istri yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah, maka Allah akan mendekatkan hati suaminya kepadanya sampai ia mendapatkan cintanya.” 

 2. Berbakti kepada suami. Sehingga memiliki peluang jadi penghunu surga.”Apabila seorang perempuan menunaikan shalat, puasa, memelihara kemaluannya dan berbakti, mentaati suaminya, dia akan masuk syurga.” (HR al-Bazzar). Istri seperti ini memiliki nilai yang tinggi di mata suaminya dan akan selalu dicintai suaminya. 

 3. Sederhana.Tidak banyak menuntut, menerima dengan rasa syukur betapapun sedikitnya pemberian suami, dan tidak berlebihan dalam membelanjakan nafkah yang diberikan suami. Bila Anda sanggup selalu bersikap seperti ini, cinta suami akan selalu tercurah untuk Anda.

 4. Kenali kecenderungan suami Anda, apakah ia menyukai penampilan yang wah atau yang sederhana? Kemudian setiap bersamanya, sesuaikan penampilan Anda dengan kecenderungannya itu. “Sebaik-baik perempuan adalah yang menyenangkanmu bila engkau memandangnya, mentaatimu bila engkau perintahkan dan menjaga dirinya dan hartamu bila engkau tidak di rumah” (HR Thabrani).

 5. Berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami Anda. “Tidaklah seorang perempuan menyakiti hati suaminya di dunia, melainkan bidadari calon istrinya (di akhirat) berkata, “Janganlah engkau sakiti dia, Allah membencimu. Sesungguhnya dia disisimu hanya sementara waktu, dan akan berpisah darimu untuk berkumpul dengan kami.” (HR Ahmad).

 6. Dampingilah suami anda dalam suka dan duka. Jangan berlakukan falsafah “Ada uang abang sayang, tak ada uang abang ditendang” Apapun keadaan yang dialami suami Anda, berusahalah menjadi pendampingnya yang setia. Disaat suka menjadi pengingat agar suami tidak terlena, disaat duka menjadi pelipur lara. 

 7.Jadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri. Belajarlah cara dan teknik menyenangkan suami di tempat tidur dan Anda akan mendapati suami selalu melimpahkan cintanya untuk Anda! 

 Selamat mencoba ya Bila ke tujuh tips ini sudah anda coba tapi suami anda tetap tidak sayang pada anda, jangan putus asa. Mungkin Allah masih menguji anda justru ras tidak sayang suami anda bisa menjadi ladang ibadah anda. Yakinlah kelak di kampung akherat anda akan bertemu bidadara yang lebih tampan dan saleh daripada suami anda.

Sabtu, 13 Desember 2014

PUPU YANG SOMBONG



Oleh : Bunda Astutiana M

Rara, Puput, dan Cicing adalah tiga  makhluk Allah yang bersahabat  sejak lama. Rara seekor kura kura cantik penghuni sebuah kolam yang ada di pinggir hutan. Puput nama dari siput hewan kecil yang baik, dan Cicing adalah seekor cacing tanah yang selalu riang gembira. Mereka sedang asyik bermain ketika datang seekor  kupu kupu cantik dan  menyapa mereka.

“ Hai,aku Pupu  bolehkah aku bermain dan bergabung bersama  kalian? Aku pendatang baru disini.”ucap Pupu dengan ramahnya ketika mendarat di atas sebuah batu.

“Oh hai juga, silahkan, kami senang sekali mendapat teman baru sepertimu,” jawab Rara sambil tersenyum. Mereka pun bermain dengan riang gembira. Tetapi sebenarnya ada rasa iri di hati si Rara, Puput, dan Cicing. Mereka menganggap bila si Pupu adalah makhluk Allah yang sempurna, memiliki sayap yang indah dan bisa terbang kemanapun ia sukai, sedangkan mereka hanya bisa melata di tanah di tanah, bebatuan atau di daun.
“Mengapa kalian memandangku seperti itu? Kalian iri ya dengan sayapku yang cantik dan juga karena aku bisa terbang?” tanya Pupu sambil tersenyum.

“ Siapa yang mau ikut aku terbang dan hingap di bunga bunga indah yang ada di taman?” ajak Pupu dengan senyum mengejek.

Si Pupu merasa bangga memiliki sayap yang indah, dan bisa terbang ke sana kemari. Pupu menjadi sombong, akhirnya banyak yang semakin iri padanya. Sampai pada suatu hari yang cerah ketika mereka sedang asyik bermain di sekitar hutan kecil itu tiba tiba mendung tebal datang berangsur jadi gelap, petir menyambar dan hujan mulai turun.

“ Hmm, nampaknya akan ada badai teman, bagaimana ini?” kata Cicing ketakutan.
“ Entah lah mungkin....” belum selesai Rara menjawab hujan turun dengan lebat beserta angin kencang. Karena ketakutan Cicing langsung masuk ke dalam tanah, Puput masuk ke dalam cangkangnya dan si Rara bersembunyi di balik batu, sementara Pupu kebingungan dan sangat ketakutan. Ia tidak bisa terbang karena anginya sangat kencang. Akhirnya Pupu terbawa angin kencang entah kemana.

“ Oh tolong...aku takut, ” teriak Pupu. Rara , Puput dan Cicing mendengar teriakan itu tapi mereka tidak bisa menyelamatkannya. Angin kencang disertai hujan menghalangi.

*****

Tiga hari sejak  kejadian itu Rara dan teman temannya tak pernah berjumpa Pupu. Mereka sangat rindu karena walau ada rasa iri, mereka tetap sayang pada sahabat barunya si Pupu. Mereka memutuskan untuk datang ke rumah Pupu.

Tiba di rumah Pupu, Rara memberi salam. Setelah pintu dibuka terlihat ibu si Pupu dan mempersilahkan mereka masuk.

“ Kami datang kesini ingin menengok Pupu,” kata Puput mewaliki teman temannya.
“ Tentu saja silahkan. Pupu sedang sakit karena kehujanan. Ia sangat sedih. Masuklah temui ia di kamarnya” ucap Ibunya Pupu

Pupu sedang berdiam diri sambil memandang ke arah jendela kamar. Tampaknya ia sedang demam karena kehujanan. Tampak ada bagian yang patah dari bagian sayapnya.

“ Pupu, bagaimana kabarmu? Mengapa kau tak keluar dan bermain bersama kami? Tanya Puput
Pupu kaget ketika mengetahui ada teman temannya yang menjenguknya.

“ Kalian  sedang apa di sini?” ucap Pupu
“ Kami sangat cemas terhadapmu. Karena sejak badai kau tak pernah datang bermain ke tempat biasa kita berkumpul.” Ucap Cicing sangat hati hati

‘ Aku malu, sayapku patah dan aku tidak bisa terbang, dulu aku merasa paling hebat bisa terbang  dan memiliki sayap yang indah.Sekarang sayap itu rusak.“
“Tidak usah malu Pupu, kami bersahabat. Kami juga sebelumnya merasa iri dengan keindahan dan kemampuanmu yang bisa terbang.” Rara menenangkan hati Pupu

“ Kalian sahabatku yang baik. walau dulu aku sombong dan sering mengejekmu, maafkan aku.” Sesal Pupu
“Pupu kau adalah sahabat kami, katika kau tidak hadir dan bermain, kami kehilanganmu.” Cicing ikut bersuara

“ Kami berdoa semoga sayapmu cepat membaik dan kita bisa bermain bersama lagi.” Ucap Rara dengan tulus.

Akhirnya dengan sayap yang rusak Pupu masih bisa bermain dengan ketiga sahabatnya. Diantara mereka tidak ada lagi iri dan dengki.




Kurtilas Oh Kurtilas



Kurtilas. Krikulum 13 dengan luwesnya diplesetkan menjadi kurikulum tidak jalas. Benarkah?

The show must go on. Perubahan harus terjadi, disadari atau tidak  kurikulum 2013 memang mengundang banyak pro dan kontra di dunia pendidikan, maupun bagi kebanyakan orang yang peduli dengan kemajuan bangsa ini. Tegaknya sebuah bangsa  tergantung dari langkah dan usaha para pendidik yang dipandu dengan kebijakan pemerintah yang mengaturnya.

Fakta yang ada saat ini dan bisa dibaca sangat memprihatinkan. The learning Curve melansir: Pemetaan mutu pendidikan, Indonesia di urutan ke 40 dari 40 negara. Dalam dua bualn terakhir Oktober dan November 2014 terjadi 230 kasus aksi kekerasan yang melibatkan siswa. Dari segi SDM rerata kompetensi guru berada di angka 44,5 dari nilai standar yang ditetapkan 75,00. Tak  hanya itu di pendidikan tinggi, Indonesia juga mengalami degradasi diurutan 49 dari 50 negara, yang paling menyedihkan lagi di departemen pendidikan pun disinyalir sebagai lahan subur korupsi dan pungli. Itulah sebagian fakta kuantitatif yang dikatakan Mendikbud Anies Baswedan (sumber kompas.com, 1-12-2014).

Mendikbud Anies Baswedan yang baru menjabat belum genap 100 hari akhirnya jadi tumpuhan harapan bangsa ini untuk bisa memberi warana tersendiri bagi pendidikan di Indonesia yang sudah amburadul ini. Salah satu langkah yang beliau lakukan adalah membuka akun di salah satu media sosial online yang bisa dijadikan sarana untuk berkomunikasi dengan para pelaku pendidikan di lapangan agar bisa mengevaluasi dan membuat kebijakan baru yang lebih efisien.
Komentar  dan Saran Pelaku Pendidikan
Mengutip berbagai saran dan komentar tentang kurikulum 2013 membuat kita mengerutkan dahi dan ketika membacanya pun harus menggunakan kaca mata 5 dimensi seehingga paham dan tidak menghakimi apa yang dinyatakan. Ini beberapa harapan dan curhatan mereka.

“Pak Anies yang baik, mohon kurikulum 2013 dapat ditinjau kembali, hendaknya kurikulum dibuat lebih seimbang antara tingkat psikologi anak dengan tuntutan tugas belajar. Sampai dengan tingkat SMA saya kira porsi guru harus masih lebih besar dibanding siswa sendiri yang mencari referensi pelajaran di luar kelas. Saya khawatir jika siswa masih banyak dibebani tugas belajar diluar kelas, siswa akan kehilangan keindahan masa remajanya, bisa-bisa nakalnya nanti setelah tua”

“Kurikulum nya bagus, tapi fasilitas yang ada di sekolah dan kemampuan guru untuk memberikan bimbingan apalagi motivasi kepada siswa sangatlah kurang.. Belum lagi tugas-tugas yang diberikan guru kadang tidak sedikit yang harus mengeluarkan dana besar dari orang tua murid, hal ini sangat lah memberatkan apalagi bagi orang tua yang kurang mampu. Orang tua dan siswa dituntut mengerti sendiri dengan mencari sumber selain guru. Dipahami bahwa tuntutan guru dan kurikulum  mengharuskan siswa mengetahui segala sesuatu dg wawasan yang begitu luas. Lucu jadinya. Singkatnya antara tuntutan kurikulum, kesanggupan guru dan keadaan masyarakat khususnya siswa siswa sangatlah tidak cocok.. Bukannya menambah wawasan bagi murid, tapi cenderung membuat "stress" tinggi untuk semua pihak.. Semoga bapak sudi mendengar keluhan kami, Terima kasih sebelumnya

“Kurikulum 2013, cukup memberatkan siswa pak, karena  siswa harus  mencari jawaban sendiri tanpa ada penjelasan, cara mengerjakan dari guru seperti  kurikulum yang lalu, sehingga siswa tidak paham mengerjakan tugas, terutama untuk soal matematika.”

“Pak Anies, saya  kasih  masukan dikit ya... terus terang anak saya sangat nyaman dengan kurikulum 2013 pak..... mata pelajarannya nggak terlalu ribet... sedikit matematika tapi banyak mengajarkan pendidikan yang berhubungan dengan tata krama dan sopan santun di masyarakat.... lebih banyak belajar praktiknya daripada belajar teori....jadi anak saya benar benar paham dan sangat mengerti semua secara nyata.... dilihat dari nilai-nilai  sekolah anak saya seringkali anak saya mendapat nilai 100 hampir disemua mata pelajarannya tanpa saya ajari dirumah otomatis anak saya langsung mengerti dan sangat paham dengan mata pelajaran kurikulum .” Seperti itulah keluhan dan curhatan masyarakat yang terbaca di akun FB Pak Anies. Ada pro dan kontra yang mewarnainya.

Sikap Guru dan Instansi Terkait di Media Sosial               
Sejak awal ketika Pak menteri lama Pak M.Nuh  terlambat memberikan sosialisasi kepada publik tentang Kurikulum 2013 menjadi berita yang ramai baik di media cetak, online maupun di media sosial. Terutama guru yang penasaran dengan adanya perubahan tersebut. Mereka yang haus akan perubahan dan perbaikan mulai gencar memburu seminar atau ngulik lebih banyak lagi tentang Kurikulum 2013. Masyarakat menilai bahwa penerapan Kurikulum 2013 bermuatan politik dan terlalu dipaksakan.

Masalah implementasi Kurikulum 2013 ( K-13 ) semakin kencang digoyang semakin banyak yang apatis untuk kelanjutannya. Sebenarnya apa saja yang melatari kegelisahan para guru, orangtua, dan pembuat kebijakan pendidikan terhadap K-13 ini ? Begitu banyak pendapat yang nyinyir dengan diberlakukannya K-13 di seluruh Indonesia pada Juni 2014. Dari mulai silabus, materi, buku penunjang, model pembelajaran, dan sistem penilaiannya dianggap banyak kekurangan disana sini sehingga terkesan tergesa gesa.

Media sosial seperti Facebook dan Blog dijadikan ajang untuk diskusi bagi para guru dan juga pemerhati pendidikan. Dari mulai berbagi tentang silabus, materi, penilaian dan juga metode belajar yang diharuskan dalam kurikulum 2013. Munculnya group diskusi ini tentu saja membawa kemanfaatan bagi guru yang sadar akan pentingnya perubahan dan mau belajar, keluar dari zona nyaman sesaat untuk mengikuti perkembangan zaman. 

Bagaimana dengan guru yang apatis dan yang sudah menolak dulu sebelum mencoba? Jumlah guru yang seperti ini tidak sedikit. Hal ini menambah keprihatinan kita. Walau memang bukan hal mudah untuk mengajak semua guru agar melek IT dan mau lebih peduli dengan tanggung jawabnya yang bukan hanya sekedar belajar menstransfer ilmu, tapi juga harus mau belajar mengupdate diri sehingga menjadi guru yang profesional.

Dari berbagai info dan penjelasan yang diperoleh guru sayangnnya tidak memuaskan dan merasakan banyak kendala yang bakal didapati ketika kurikulum itu diberlakukan kelak. Ternyata memang itulah yang terjadi saat ini. Walau sudah mengikuti seminar, diklat, dan bermacam sosialisasi tentang tentang Kurikulum 2013, tapi belum ada keseragaman dalam menerapkan kurikulum tersebut, karena kondisi siswa dan sarana di setiap sekolah berbeda.

Akhirnya masyarakat dan pelaku pendidikan yang sebelumnya harap harap cemas dengan apa yang akan ditinjau dan diputuskan oleh Pak Anies selaku menteri pendidikan setelah mengevaluasi perjalanan Kurikulum 2013 yang baru berumur 3 semester ini terjawab. "Dengan memperhatikan rekomendasi tim evaluasi implementasi kurikulum, maka Kurikulum 2013 dihentikan," kata Anies kepada pewarta, Jumat (5/12/2014).

Keputusan ini tentu saja menuai pro dan kontra. Sedangkan harapan kurikulum 2013 disederhanakan tanpa mengurangi esensi yang ingin dicapai dengan melibatkan orang di lapangan yang mengerti dengan tepat diterapkan tidak tergesa gesa. 

Mengevaluasi adalah kata yang tepat dimana ada tindakan, usaha dan perbaikan yang sudah dilakukan oleh pembuat kebijakan di pemerintahan. Janganlah suatu kebijakan disusupi unsur politik dan sebuah rekayasa yang ujung ujungnya pada anggaran. Apalagi bila kami  pendidik yang di lapangan hanya dijadikan obyek penderita dari proyek proyek bantuan dan lain sebagainya yang dikaitkan dengan pendidikan. Sudah selayaknya dunia pendidikan bebas dari korupsi, kolusi dan pungli.
.